Loading...
Sunday, February 17, 2013

Seni Graffiti Menggunakan Kapur Warna


Karya seni dalam dunia modern sekarang tidak terbatas dengan alat dan medianya. kita ambil saja salah satu contoh karya seni yang sering kita lihat sehari-hari dan terpajang gratis di pinggir jalan yaitu graffiti.

Menggambar graffiti biasanya dilakukan oleh para artis di tembok yang berwarna polos menggunakan cat pilox. Namun seorang pria bernama David Zinn memiliki cara berbeda dalam menggambar di tempat umum sebagai medianya itu.

Alih-alih menggambar dengan media tembok dengan corak warna yang permanen dan mencolok menggunakan pilox, pria ini hanya menggunakan beberapa kapur tulis berwarna untuk menggambar karakter kartun dengan media tembok, paving jalan, trotoar, hingga pepohonan. Karakter yang dia gambar itu dia namakan Sluggo.

Di samping hobinya ini, David menghabiskan waktu 21 tahun sebagai pemain teater, desainer, dan sutradara bersama perkumpulan Universitas Michigan Gilbert dan Sullivan.

Pria ini menyalurkan hobinya tersebut untuk menghibur anak-anak bahkan orang dewasa di sekitar kotanya.

Diberitakan oleh boredpanda, Berikut adalah beberapa karya David Zinn yang yang sangat unik dan menggemaskan bagi siapa saja yang melihatnya.

1. Tukang Sapu

Melihat banyaknya daun kering yang berserakan di jalan, Sluggo ingin membantu membersihkannya. Namun dia punya cara unik untuk itu.


2. Tempat Persembunyian


Sepertinya di salah satu paving di trotoar ini ada jalan rahasia yang telah dibuat oleh Sluggo.


3. Hadiah Untuk Seseorang


Sepertinya di salah satu paving di trotoar ini ada jalan rahasia yang telah dibuat oleh Sluggo.


3. Hadiah Untuk Seseorang


Sluggo yang baik hati memberikan kado kejutan kepada tetangganya yang sepertinya jarang keluar dari rumahnya itu.


5. Mencari Jodoh


Kira-kira siapakah yang akan berhasil mencuri hatinya?


6. Hadiah Favorit


Sluggo pikir kelinci lebih suka dengan bengkoang daripada wortel!


7. Hari Yang Panas!


Sluggo dan Piggy sampai bisa menggoreng telur mata sapi di trotoar yang panas.





2 comments:

Arsip Blog

 
Toggle Footer
TOP